Update Teknik SEO yang Perlu Anda Ketahui

update teknik seo

Terkadang beberapa marketer termasuk agency SEO masih melakukan teknik-teknik SEO jadul dan kadaluarsa. Padahal kita tahu bahwa Google selalu mengupdate sistem penentuan rankingnya dan jelas algoritma tersebut tidak akan pernah diketahui oleh siapapun kecuali orang dalam Google sendiri.

Namun kita masih bisa mengetahui beberapa update teknik SEO berdasarkan pola dan mindset Google, intinya adalah selama kita terus melekat pada prinsip Google ini maka sampai kapanpun teknik yang kita terapkan akan selalu aman dari penalti dan mendapat ranking yang baik pada hasil pencarian.

Mindset utama Google adalah memberikan hasil pencarian yang berkualitas dan relevan untuk penggunanya.

Dalam pengerjaan SEO ada beberapa teknik yang sudah kadaluarsa bahkan cenderung spam dan beresiko penalti, berikut ini adalah beberapa update teknik SEO yang perlu Anda pahami dengan baik:

1. Mendapatkan backlink (secara organik) jauh lebih baik daripada link building

Dalam mendapatkan backlink ada 2 cara umum yang biasanya dilakukan seorang digital marketer yaitu:

  • Link building
  • Content marketing

Link building adalah berbagai usaha untuk membangun backlink diluar website kita (off-page SEO) seperti melakukan guest post, blogger outreach, dan semacamnya. Kita “dengan sengaja” mencari backlink tersebut, sehingga prosesnya tidak terjadi secara organik dan kurang natural.

Content marketing adalah teknik mendistribusikan konten dalam berbagai medium seperti sosial media, forum/komunitas, group, dan semacamnya. Disini kita tidak meminta backlink melainkan hanya memberikan konten/value untuk orang lain. Sebagian dari user yang menemukan konten tersebut dan merasa isinya bermanfaat akan membagikannya (share) termasuk mereferensikannya didalam blog/artikel mereka (backlink), intinya proses mendapatkan backlink ini terjadi secara organik dan natural.

Google lebih menyukai jenis backlink yang organik/natural, karena diluar sana sudah terlalu banyak para praktisi black-hat SEO yang memanipulasi backlink, membeli link, dan membangun link building secara berlebihan (spam).

Semakin tahun Google semakin pandai menentukan mana backlink yang terbentuk secara alami dan mana yang dibuat-buat. Inilah beberapa jenis backlink yang sudah mulai kadaluarsa bahkan cenderung berbahaya bagi SEO website anda:

  • Guest post secara massal diberbagai blog yang tidak berkualitas.
  • Membuat banyak blog pribadi / web 2.0 / microsite untuk membangun link.
  • Spam diberbagai forum, blogwalking, email, grup sosial media, situs direktori, social bookmarking, dan semacamnya.

Kesimpulannya adalah Google tidak menyukai link yang bisa kita bangun/ciptakan dengan sengaja (backlink yang bisa kita kendalikan), selain itu beberapa teknik seperti membeli backlink dan bertukar link juga berbahaya bagi situs anda, karena itu sebisa mungkin hindari semua teknik-teknik tersebut.

Memang mendapatkan backlink secara natural itu sulit, namun link itulah yang memberikan hasil terbaik untuk bisnis anda. Mana yang anda pilih:

  • Ranking naik cepat namun beresiko penalti dan deindex dimasa depan
  • atau ranking naik perlahan tapi pasti dan tidak beresiko sampai kapanpun

Fokuslah pada distribusi konten dan memberikan value untuk user ketimbang berusaha mengejar ranking pada hasil pencarian.

2. Keyword density

Banyak pemilik bisnis yang melakukan keyword stuffing untuk memasukkan berbagai kata kunci pada kontennya. Masalahnya adalah hal seperti ini sudah tidak memiliki pengaruh apapun pada SEO bahkan beresiko spam.

Google sekarang lebih memprioritaskan intent (niat) user pada saat mereka mengetik suatu keyword di mesin pencari. Semenjak Google menggunakan sistem Latent Semantic Indexing, artikel yang memiliki keyword berbeda (tidak sama persis) namun tujuan informasinya sama akan mendapatkan ranking yang baik selama isinya tetap relevan dan berkualitas.

Akibatnya sekarang keyword density sudah tidak memiliki dampak apapun pada SEO, ketimbang mengurusi keyword density pada konten jauh lebih baik kita fokus pada:

  • Konten/artikel harus enak dibaca manusia (bukan robot)
  • Pastikan isi artikel relevan dengan judulnya
  • Jangan optimasi keyword secara berlebihan (over SEO)

3. Engagement adalah faktor yang paling penting

Dulu karena banyak para ahli SEO yang memanipulasi backlink dan keyword, akibatnya mayoritas user kurang puas dengan apa yang mereka dapatkan pada hasil pencarian Google. Dari situ Google paham bahwa ada kesalahan dalam sistemnya, maka dari itu faktor backlink dan keyword semakin kesini semakin tidak relevan.

Ingatlah mindset utama Google yaitu memberikan hasil pencarian yang relevan dan berkualitas. Jika user mengetik suatu keyword lalu mendapatkan hasil yang tidak relevan/berkualitas maka kemungkinan besar mereka akan langsung pergi meninggalkan situs tersebut (bounce).

Karena itu Google menerapkan faktor engagement sebagai penentuan peringkat pada suatu keyword. Beberapa indikasi engagement yang baik seperti:

  • Bounce rate yang rendah
  • Average session duration (waktu kunjungan) yang tinggi

Jika situs anda memberikan konten yang relevan dan bermanfaat maka sudah dipastikan engagement yang terbentuk akan semakin baik dan berkualitas. Pada akhirnya anda harus fokus pada value yang bisa anda berikan pada user ketimbang hanya mengejar peringkat semata.

4. On-page SEO akan memiliki dampak yang semakin besar

Dalam SEO ada 2 jenis optimasi yaitu:

  • On-page SEO
  • Off-page SEO

Kita tidak perlu pusing dengan istilahnya, intinya on-page SEO adalah mengoptimasi SEO dari sisi domain/website kita sendiri sedangkan off-page SEO adalah mengoptimasi SEO diluar domain kita atau lebih tepatnya backlink.

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa pengaruh backlink semakin lemah karena banyaknya orang yang suka memanipulasi backlink, dampaknya adalah sekarang Google lebih mengutamakan engagement dan authority dari domain yang bersangkutan.

Beberapa teknik on-page SEO simpel yang harus anda terapkan untuk meningkatkan pengalaman pengguna adalah:

  • Navigasi menu jelas dan intuitif
  • Loading dan akses website cepat (tidak lelet)
  • Mobile friendly
  • Tidak ada broken link/url mati dan tautan yang missleading
  • Tidak ada konten yang tipis/kosong (thin content) apalagi copas (duplicate content)
  • Tidak over SEO/keyword

Beberapa teknik off-page SEO yang masih aman dan memiliki dampak positif untuk SEO yaitu:

  • Guest post di situs yang berkualitas (memiliki authority yang tinggi)
  • Submit ke situs social bookmarking yang memiliki standar tinggi (ada proses seleksi)
  • Memberikan jawaban (disertai link) yang betul-betul bermanfaat di kolom komentar blog/group/forum

Itulah beberapa update teknik-teknik SEO yang relevan hingga hari ini, perlu diketahui bahwa mungkin saja beberapa tahun kedepan Google akan merubah sistem penentuan rankingnya dengan algoritma dan faktor-faktor yang baru.

Namun kita tidak perlu khawatir, selama anda selalu berpegang teguh pada prinsip utama Google yaitu memberikan hasil pencarian yang relevan dan berkualitas untuk penggunanya, maka Google akan terus memberikan trafik organik untuk situs anda sampai kapanpun.

Leave a Reply

Your email address will not be published.