Infografis: Sejarah dan Perkembangan Web Design

Untuk anda yang sudah mengikuti perkembangan Web Design sejak dulu, pasti anda sudah merasakan perbedaan yang mencolok. Tampilan website saat ini sudah sangat bagus dan begitu enak dilihat dengan berbagai elemen, efek, warna dan juga kemampuan menyesuaikan diri dengan layar (responsive). Hal ini pastinya dipengaruhi oleh perkembangan teknologi itu sendiri, yang dulunya web hanya berupa teks kini sudah bisa dimasuki gambar, suara, video, dan masih banyak lagi. Teknologi seperti HTML5, CSS3, CSS, dan JavaScript memberikan efek yang sangat besar dalam dunia Web Design.

Tapi tahukah anda? Website pertama pada tahun 1991 yang dibuat oleh Tim Berners-Lee hanya sebatas teks dengan link biru untuk mengaitkan dari satu halaman kehalaman lainnya. Tampilan juga masih standar, belum ada kolom hanya teks standar yang tersusun kebawah saja. Setahun kemudian, barulah muncul tabel untuk membuat layout, dengan tabel tersebut website bisa dibuat menjadi kolom-kolom. Pada tahun 1993, Yahoo mulai mencoba Web Design ini dengan resolusi monitor 640 x 480 dan Web Safe Colors sebanyak 16 warna. Pada tahun 1995-1996, muncullah Java dan Flash yang kemudian diikuti oleh perkembangan internet hingga mencapai 74 juta serta sudah ada 650 ribu website saat itu, dan ditahun itu juga diperkenalkan CSS untuk membuat web lebih menarik.

Dalam kurun waktu 1994-1996 ini pula berbagai macam browser mulai menerapkan Web Design, seperti Opera Browser 1.0 dan Internet Explorer 1 & 2. Saat itu website sudah tersedia dalam resolusi 800 x 600 dengan 256 warna. Lambat laun perkembangan website semakin pesat, orang-orang mulai memikirkan bagaimana cara membuat website yang dinamis. Tak perlu waktu lama, pada tahun 1998 lahirlah PHP langsung versi 3. Disini menjadi titik perkembangan website karena PHP memungkinkan untuk membuat website yang dinamis. Setahun berikutnya yaitu pada tahun 1999 lahirlah CSS3, yang dimana CSS yang sudah ada dikembangkan dengan penambahan beberapa fitur baru yang akan menjadikan tampilan website lebih menarik.

Butuh waktu 4 tahun setelah diperkenalkan CSS3 sampai akhirnya muncul istilah Web 2.0, berefek munculnya berbagai website yang semakin dinamis dimana semua orang bisa membuat website atau halaman profil tertentu hanya dari satu website seperti Blogspot, WordPress, atau MySpace. Pengguna internet di saat itu sudah mencapai 782 juta, dan tercatat sudah ada 38 juta website yang ada di internet. Sekitar tahun 2000-2006, Facebook memperkenalkan Flash Animation Intro Pages dengan resolusi layar 1024 x 768 serta 16.777.216 warna pada Web Design-nya. Ini juga diterapkan pada situs lain yaitu browser Firefox 1.0, WordPress, MySpace, serta Youtube.

Tahun 2008 sudah ramai dengan istilah Open Source, waktu itu Mobile Web juga sudah dikenal karena perkembangan teknologi komunikasi membuat ponsel juga memiliki kemampuan untuk mengakses internet. Tahun 2010 pengguna internet semakin ramai, sudah ada 2 miliar pengguna di seluruh dunia dan jumlah website sudah ada 240 juta (hampir sama dengan jumlah penduduk Indonesia). Pada waktu itu juga HTML5 sudah mulai dikenal orang banyak, yang sampai sekarang masih sangat terkenal dengan kecanggihannya bahkan sampai mengalahkan Flash untuk membuat animasi web.

Dan sekarang di tahun 2016 ini perkembangan Web Design semakin maju, terdapat banyak sekali builder tersedia di internet yang membuat semua orang dapat membuat website dengan mudah, bahkan orang yang tidak memiliki ilmu dasar pemrograman bisa dengan mudah membuat website dengan adanya berbagai paltform CMS (content management system).

sejarah web design

perkembangan web design

web design imcode

Leave a Reply

Your email address will not be published.